PEMBATASAN BEREKSPRESI?

Berekspresi disini yang aku maksud adalah mengungkapkan, menyatakan atau penyampaian yang sedang/udah dirasakan.
Pada masa Orde Baru, Indonesia punya rekam jejak yang buruk tentang Hak Asasi Manusia (HAM). Gimana engga! pada masa Orba ini banyak sekali buku-buku, karya-karya dan puisi yang diblokir akses publikasinya.
Dalam sebuah wawancara bersama bapak Pramoedya Ananta Toer, seorang sastrawan/penulis novel. Beliau telah menulis sekitar 38 buku dan kira-kira 9 diantaranya udah dihancurkan. Duh duh.
Selain itu, orang-orang juga dibungkam dengan tuduhan komunis, bertentangan dengan Pancasila sampe makar. Ini seperti yang dialami oleh Budiman Sudjatmiko yang dituduh sebagai komunis lantaran bukunya yang berjudul “Anak-anak Revolusi”. Kalau ku baca di internet beritanya beliau dipenjara 13 tahun gitu.

Padahal hak kebebasan berekspresi merupakan hak yang fundamental dalam negara Demokratis. Tetapi setelah mulai “jatuh” masa Orba, mulai diberi pengertian tentang penegakan HAM. Akhirnya, sekarang karya-karya, buku-buku juga puisi bisa kamu dapatkan di berbagai toko buku, kalau untuk pelarangan buku-buku gitu hanya bisa dilakukan melalui putusan pengadilan untuk menjamin tidak ada lagi kesewanang-wenangan pemerintah.
Tetapi, walaupun penginformasian udah berlangsung masih banyak hambatan-hambatan penegakan HAM misalnya masih dipertahankannya beberapa pasal seperti Peraturan Mentri Komunikasi dan Informatika tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif. Yaaa, kita punya peraturan itu semenjak kita punya Mentri Komunikasi dan Informatika yang menanyakan “INTERNET CEPAT BUAT APA?”. (buat yang akses internet cepat monggo dijawab, wkwk)
Zaman sekarang buat mendapatkan infomasi ga hanya dari buku dan media cetak, tapi juga internet. Internet merupakan wadah yang besar untuk menampung informasi dan dapat diakses semua kalangan. Kementrian Komunikasi dan Informatika ngasih kewenangan kepada pemerintah untuk memutuskan konten-konten mana saja yang mengandung muatan negatif.
Situs yang diblokir oleh Kemenkominfo seperti telegram. Telegram dianggap menyediakan konten porno dan terorisme. Google dan facebook juga sempet terancam akan diblokir, memang kovenan internasional hak sipil dan politik membolehkan pembatasan pada HAM tapi pembatasan HAM itu bisa dilakukan dengan peraturan undang-undang.

KONDISI TERBAIK DARI MASYARAKAT UNTUK MEMBEDAKAN KEBENARAN DAN KESALAHAN ADALAH KETIKA MEREKA MEMILIKI KESEMPATAN UNTUK MENDENGARKAN SEJUMLAH PENDAPAT YANG BERBEDA-BEDA.” –MILTON FRIEDMAN, PEMENANG NOBEL EKONOMI 1976.

Advertisements

Kota Palangka Raya

Assalamu ‘alaikum warohmatullah wabarokatuh, gimana nih kabar (hati) kamu? Aku harap baik-baik aja walaupun chat Cuma centang biru. Oke, sebenernya aku lagi liburan kuliah aja setelah menjalani Ujian Akhir Semester (UAS) yang susah itu. Daripada gak ada kerjaan, cuma scrool akun sosmed doi aja, mending BELAJAR sedikit tentang Kota Palangka Raya atau yang biasa dikenal dengan sebutan Kota Cantik. Siapa yang gak tau dengan kota yang satu ini? Kota yang sempat digadang-gadang bakal jadi ibu kota yang akan menggantikan Jakarta, seperti bunyi surat kabar online TEMPO.CO yang berjudul “5 Alasan Palangka Raya Bisa Jadi Ibu Kota Pengganti Jakarta” bilang bahwa wacana pemindahan ibu kota Indonesia dari Kota Jakarta ke Kota Palangka Raya sudah disebut-sebut sejak lama oleh Presiden Soekarno, ketika peresmian Kota Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 1957 silam.
Sedikit penjelasan mengenai kota Palangka Raya.
Kalau secara harfiah, Palangka Raya berarti tempat tinggal yang besar atau luas. “Palangka Raya itu bermakna sebagai tempat tinggal yang luas dalam bingkai NKRI (Negara Kesatuan RI),” ujar Sabran, Mantan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah itu saat ditemui di rumahnya, Palangka Raya, Jumat, 7 Juli 2017. Kalau dilihat dari sisi geografisnya, Kota Palangka Raya terletak pada 113˚30`- 114˚07` BT dan 1˚35`- 2˚24` LS, dengan luas wilayahnya 2.678,51 km2 (267.851 Ha) dengan topografinya terdiri dari tanah datar juga berbukit dengan kemiringan kurang dari 40%. Kalau secara administrasi, Kota Palangka Raya berbatasan sebelah Utara dengan Kabupaten Gunung Mas, sebelah Timur dengan Kabupaten Pulang Pisau, sebelah Selatan dengan Kabupaten Pulang Pisau dan sebelah Barat dengan Kabupaten Katingan.
Kota Palangka Raya ada lima kecamatan, yaitu Kec. Pahandut, Kec. Sabangau, Kec. Jekan Raya, Kec. Bukit Batu dan Kec. Rakumpit. Kota Palangka Raya, ibu kota Kalimantan Tengah ini memiliki kawasan hutan yang luas banget mencapai 2.485,75 km2 sehingga ditetapkan sebagai paru-paru dunia. Ngutip dari surat kabar online, TABENGAN, “penetapan ini ditandai dengan penandatanganan prasasti peresmian dan penyerahan sertifikat Kalteng sebagai Ibu Kota Paru-Paru Dunia oleh Presiden Komite Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani, dan Gubernur Kal-Teng, Sugianto Sabran, yang mewakili Sekdaprov Kal-Teng, Fahrizal Fitri.”
Kota Palangka Raya itu beriklim tropis. Mata pencaharian penduduknya kebanyakan adalah petani, pedangang dan pekerja industri. Ada juga beberapa suku disini diantaranya ada penduduk asli Kalimantan, namanya Suku Dayak. Btw, Suku Dayak itu sangat unik entah tariannya, rumah adatnya, pakaian adatnya, dsb. KATA ORANG BAWI-NYA ITU CANTIK-CANTIK, TERMASUK YANG NULIS *walaupun bukan asli Dayak hehe. Oke, suku-suku yang ada disini selain suku Dayak, ada Suku Banjar, Suku Jawa, Suku Madura, Suku Sunda, Suku Bali dan Suku Batak. Gitu aja sih. Tar lain kali kalo ada kegabutan yang hqq cem ni, aku usahain buat sharing lagi dengan lebih baik hehe. Terima kasih yang nyempetin baca dan yang setelah baca ini gak ngebuli, semoga ada manfaatnyalah ya. Okey, see u next time! Ela jida ingat manahanseng (jan lupa bernafas) 
Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuuh

Sosialita

Hi everybody 🙂

Kemarin-kemarin masyarakat Indonesia sempet dihebohkan sama kasus penipuan yang dilakukan sama Bos First Travel buat yang belum tau bisa cari tau sendiri, hehe.

Dalam akun instagramnya, mereka sering mamerin kekayaan dan kemewahan yang ga semua orang bisa mendapatkannya seperti jalan-jalan atau fashion show di luar negeri sampe pakek tas-tas branded. Emang sih kalau kita buka media sosial entah itu whatsapp, instagram, facebook, twitter, etc kita banyak menemukan foto atau video orang-orang beserta kemewahan dan kemegahan tanpa kecacatan itu seperti nginap di hotel berbintang, bolak-balik ke luar negeri, punya mobil sport, etc.

Apalagi kalau kita tau bahwa pendapatan mereka ga jauh berbeda dari kita tapi mereka bisa punya barang-barang yang lebih waw dari kita. Seringkali, orang menunjukkan kemewahannya di media sosial itu mencerminkan citra yang ingin dibangun oleh orang tersebut.

Fenomena kek gini sudah dijelaskan melalui Teori Perbandingan Sosial. Jadi, kita itu sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain, positive impactnya kita bisa termotivasi buat jadi pribadi yang lebih baik, tapi ga jarang juga fenomena kek gini justru menyakiti diri sendiri.

Dulu itu ada seseorang yg dia itu selalu tampil wah pada setiap postingan instagramnya, seperti selalu ke tempat-tempat yang landscapenya indah gitulah. Ternyata kemaren dia ditangkep pihak berwajib gara-gara uang yang dia pake buat beli ini itu dari utangan bank dan dia ga bisa bayar akhirnya ditahan. Sad ending hmm.

Pernah juga seseorang dengan penghasilannya yang bisa dibilang ‘cukup buat makan aja’ tapi postingan di akun facebooknya menunjukkan sebaliknya, dia bisa beli rumah, punya barang-barang yang cukup mahal dan sedekah dengan jumlah yang lebih. Usut punya usut dia bekerja ga cuma satu doang, ada pekerjaan sampingan gitu, nah, uangnya tuh di tabung, dia sangat memanage perekonomiannya. Intinya dia membeli apa yang dibutuhkannya bukan apa yang diinginkannya. Great!

Emang kita suka mementingkan status sosial pada diri kita agar lebih mudah dalam melakukan sesuatu, misalnya dapat pekerjaan yang lebih “berkelas”, salah satu caranya dengan memakai barang-barang branded dengan kata lain mengeluarkan banyak biaya untuk membeli barang branded itu dan kalau ga mampu untuk membeli barang-barang tersebut akan muncullah rasa minder itu (red:Conspicuous Consumption / konsumsi untuk pamer).

” Be Yourself, kamu ga harus jadi siapa-siapa untuk bahagia”

Sebuah Program

Assalamu’alaikum warohmatullah.

Gimana kabarnya nih? *basa basi doang. Ohya hari ini aku mau nulis beberapa hal, maaf ya kalo geje soalnya lagi pengen aja haha.

Gini, aku baru lulus dari Sekolah Menengah Atas dan insyaAllah aku akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Institut Agama Islam Negeri. Tentu aja ada yang namanya Uang Kuliah Tunggal (UKT) nah buat UKT di kampusku itu bisa dibilang murah, tapi bagiku pribadi itu lumayan sih hehe. Maka dari itu aku mengajukan permohonan keringanan UKT. Program permohonan keringanan UKT adalah pemberian keringanan biaya kuliah kepada mahasiswa/i baru, baik yang berprestasi atau yang kurang mampu. Misalnya UKT normalnya 5.000.000 kalau kita mengajukan permohonan keringanan UKT cukup bayar 2.500.000 atau berapapun sesuai permohonan keringanan UKT yang diajukan. Aku gak tau sih apakah cuma beberapa kampus yang punya program ini atau semua kampus.

Ini ada contoh berkas-berkas yang harus dipenuhi jika ingin mengajukan permohonan keringanan UKT ;

Fyi, itu adalah syarat-syarat untuk permohonan keringanan UKT di kampusku. Well, tanggal 17 itu udah lengkap dan udah diserahin ke staf yang ngurus, aku berharap bisa dapet keringanan UKT itu nanti walaupun gak seperti bidikmisi, GenBi, FBI Finance atau BCA Finance, etc.

Untuk syarat-syarat permohonan UKT ini pun terbilang cukup mudah, hanya butuh surat rekomendasi dari sekolah asal, surat pernyataan penghasilan ortu dll, misalnya untuk mendapatkan surat rekomendasi dari sekolah itu harus minta ke staf tata usaha disekolah asal kalian.

Buat aku pribadi, program kaya gini (Permohonan keringanan UKT, bidikmisi, GenBi, Finance-Finance etc) tuh bener-bener membantu banget terutama buat pemuda pemudi yang berasal dari keluarga kurang mampu tapi mempunyai prestasi, want to school gitu loh.

Kalau sudah dikasih beasiswa untuk menunjang pendidikannya, negara ini akan selalu memiliki pemuda pemudi yang berkompeten. I hope for the future Indonesia can become a better country, seperti Indonesia dulu saat dijajah Jepang diberi peluang untuk mengenyam pendidikan. Kesempatan itu gak disia-siakan oleh pahlawan Indonesia, hingga mereka bisa memperbesar peluang pendidikan itu dalam lingkungan masyarakat dengan berbagai usaha lalu bermunculanlah orang-orang berinteligensi tinggi sehingga merekalah yang kelak bisa memerdekakan Indonesia dari ‘cengkraman’ penjajah.

Oke, itu aja yang aku sampein hehe. Sorry kalau gak nyambung soalnya aku belum pandai buat merangkai kata-kata hmm.

“Jika kamu kelelahan belajar, kamu harus cukup kuat menahan perihnya kebodohan.”

Toleransi

Assalamu’alaikum warohmatullah.

Jadi gini, baru aja nonton berita di tv ada kasus pengeboman yang terjadi di tiga gereja yaitu, Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia dan Gereja Pantekosta di Surabaya pada hari Minggu, 13 Mei 2018.

Beberapa sumber menyatakan pelakunya adalah seorang wanita dewasa yang membawa dua anak. Kejadian ini memakan korban, hingga pukul 14.40 WIB, pihak polisi menyatakan udah ada 11 korban tewas, 41 orang menderita luka-luka dan 2 orang diantaranya adalah anggota polisi yang sedang berjaga di gereja itu, sedangkan pelaku langsung meninggal di tempat *namanya juga bom bundirXD*.

Jadi tuh kejadiannya di Gereja Santa Maria Tak Bercela; ada saksi yang melihat 2 orang masuk ke dalam gereja bawa ransel gitu ujug-ujug (red; tiba-tiba) langsung aja meledak💥 *dwoaaar*. Seketika nyamber ke sekuriti dan polisi yang sedang berjaga didepan.
Kejadian di Gereja Pantekosta; jadi ada saksi yang melihat ledakan itu berasal dari sebuah mobil yang berada di area gereja tersebut, ada beberapa artikel yang menyebutkan merk mobil itu adalah Avanz*. Kejadian itu menyebabkan 5 mobil dan 30 motor terbakar. Ada satu bom lagi disitu, kemudian satuan gegana pun menjinakkan bom tersebut. Gitu.

Kejadian di Gereja Kristen Indonesia (GKI); ada seorang saksi melihat seorang wanita dewasa membawa 2 orang anak masuk ke dalam gereja, lalu mereka dihalangi oleh petugas yang berjaga di gereja tersebut, tapi pelaku tetap kekeh untuk masuk ke gereja. Trus, sebelum bom meledak, pelaku malah memeluk petugas tersebut akhirnya petugasnya pun jadi korban juga. Gitu.

Untuk motif pelaku pemboman di Surabaya ini muncul dugaan bahwa pelaku tersebut merupakan kelompok Jama’ah Ansharut Daulah (JAD) dan Jama’ah Asharut Tauhid (JAT). Fyi, JAD dan JAT ini adalah sebuah kelompok yang pro and support ISIS di Indonesia. JAT/JAD ininih ngaku sebagai ORGANISASI ISLAM di Indonesia dan pecahan dari MMI (Majelis Mujahidin Indonesia). Dan tujuan dari ‘organisasi’ tersebut untuk KEAGAMAAN DAN SOSIAL dalam kurung ISLAM. Intinya: Islam itu agama رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ (rahmat bagi seluruh alam). Jadi, aku ga ngerti gitu apa yang ada dipikiran mereka tentang Islam. Aku sendiri menyayangkan atas apa yang terjadi sekarang, terlebih ini membawa-bawa agama.

Ayolah kita لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ aja, saling toleransi terhadap perbedaan. Kalau kita milih A orang lain milih B, ya kita hormati keputusan mereka. Perbedaan bukan alasan kita buat mengotak-kotakkan orang lain, jadikan perbedaan itu sebuah alasan agar kita bisa bersatu. Seperti semboyan kita “Bhennika Tunggal Ika” walaupun kita berbeda-beda tetap satu jua.